Kumpulan Cerita Lucu Malam Pertama Pengantin 2017


Dompet Kakek
Seorang kakek berkunjung ke rumah cucunya yang akan menikah beberapa hari lagi. Meskipun sudah tua, namun si kakek masih kuat bantu-bantu mempersiapan hari pernikahan cucunya.

Setelah tiba saatnya hari yang ditunggu-tunggu. Begitu banyak para tamu undangan yang datang ke pesta itu, kakek terlihat sibuk menerima tamu yang datang. Setelah agak malam, tamu undangan mulai sepi, kakek merasa sangat letih dan ingin beristirahat.

Sayangnya, rumah cucunya itu terlalu sempit oleh para sanak family dan barang-barang keperluan hajatan. Sehingga hanya ada satu kamar dirumah itu yang kosong, dan itu adalah kamar pengantin.

Sempat terlintas dibenak kakek untuk beristirahat di kamar pengantin. Lalu ia pun masuk ke kamar yang indah itu lalu tiduran. Namun terasa ada yang mengganjal di bawahnya, setelah dilihat, ternyata itu adalah dompetnya sendiri.

Kemudian dompet itu ia ambil dan diletakkan ke atas meja yang ada didekatnya. Sungguh sial, baru istirahat sebentar, ia mendengar suara kedua pengantin yang ingin memasuki kamar tersebut. Tentu saja kakek sangat kaget. Ia khawatir dan merasa tidak enak jika cucunya tahu kakek ada dikamar itu.

Kakek tersebut segera bersembunyi dibawah ranjang pengantin dan berharap bisa segera keluar tanpa sepengetahuan cucunya itu. Begitu pengantin masuk, pintu ditutup dan dikunci dari dalam. Keduanya pun mulai pemanasan dengan rayuan-rayuan gombal.

"Neng, abang boleh nanya gak?"
"Boleh dong bang, mau tanya apa?"
"Idung eneng kok mancung banget, punya siapa sih?"
"ya punya eneng dong!"
"Boleh gak buat abang?"
"Hmm.. Boleh deh"
"Kalo bibir eneng yang manis itu, boleh juga buat abang?"
"Boleh bang, pokoknya sekarang semua yang eneng miliki boleh abang minta!"

"Ah yang bener, Ee.. anu.. anu.."
"Anu apa bang?"
"Anu... Ee.. itu... dompet diatas meja itu boleh buat abang juga gak?,"

Belum sempat pengantin wanita menjawab, terdengar suara seorang pria yang sangat keras.

"Jangan! itu dompet kakek.!!"


Saus Bakso
Panjul baru saja menyelesaikan akad nikahnya dengan Lastri. Tapi pada malam pertama, mereka terlihat sangat kelelahan sehabis menjalani pesta yang megah itu. Untuk itu, pada malam pertama mereka tidak berhubungan badan, dan hanya mengisi malamnya dengan makan bakso bersama di dalam kamar.

Sementara itu, Ibu Panjul sangat penasaran ingin mengetahui seperti apa kehebatan anaknya di malam pertama. Ia diam-diam nguping dibalik pintu kamar pengantin.

Lastri: "Mas, sudah dikocok dan di remes-remes kok nggak keluar-keluar ya. (Sambil mengocok botol saus sambal)"
Panjul: "Ya iya lah, lihat tuh lobangnya kekecilan!"

Lastri: "Ya sudah, ujungnya saya gunting ya!"

Belum sempat Panjul menjawab, terdengar suara seorang wanita dari balik pintu.

"Jangan! dulu sudah pernah digunting!"


Janda Kaya
Erlina adalah seorang janda kaya dan terkenal akan gairahnya yang luar biasa. Pernah menikah 6 kali, tapi semua suaminya tidak ada yang dapat memuaskannya.

Lalu, Erlina berniat mencari suami lagi yang lebih kuat dan perkasa. Ia bahkan memasang beberapa spanduk dan iklan di media sosial yang intinya berbunyi.

"Dicari seorang pria perkasa dan tangguh diranjang. Jika ada dan bersedia menikah dengan saya, maka semua harta kekayaan saya senilai 4 Triliun rupiah akan aku serahkan padanya."

Tentu saja ini menarik perhatian banyak orang, termasuk seorang pria bugis yang statusnya juga sebagai duda muda. Pria itu bernama Anton. Anton berjanji bahwa, jika ia pasti dapat memuaskan janda gatel tersebut.

Tanpa menunggu lama, Janda itu mulai yakin akan ketangguhan Anton, lalu menggelar pernikahan yang sangat megah di kediaman Erlina, hiburan sampai 7 hari 7 malam.

Singkat cerita, setelah resepsi pernikahan selesai, atau lebih tepatnya pada malam pertama, Anton mulai menunjukkan kehebatannya ketika diranjang. Ia memadamkan lampu kamar pengantin, lalu mulai melayani Erlina.

Setiap Anton mencapai puncak kemesraannya, ia langsung pergi ke kamar mandi dengan alasan membersihkan. Setelah bersih, ia lantas keluar dari kamar mandi dan melayani Janda itu kembali.

Hal itu terjadi terus menerus sampai 15 kali, sampai pada akhirnya, janda tersebut merasa sangat puas dengan service Anton. Bahkan Erlina justru mengaku tidak kuat lagi untuk melanjutkan ke ronde berikutnya.

"Kau benar-benar pria dahsyat, hebat, dan kuat mas Anton. Sesuai janjiku, kini seluruh harta kekayaanku akan kuserahkan padamu".

Tiba-tiba terdengar sorakan 14 pria dewasa dari dalam kamar mandi. Horeeee!! kita berhasil, kita jadi orang kaya!!


Pengantin Ngebut
Seorang petugas polisi lalu lintas menghentikan seorang pengendara sepeda motor yang kedapatan kebut-kebutan di jalan utama kota.
"Tapi Pak," kata pria pengendara sepeda motor itu, "saya bisa jelaskan alasannya."
"Tak perlu cari-cari alasan, saya akan menahan kamu sampai Kepala Polisi datang" bentak polisi itu.
"Tapi pak, Bapak harus dengar saya dulu. Saya .....,"
Sudah kubilang, jangan banyak omong! Kamu hanya dapat bebas setelah pimpinan kami datang!. Lalu pergi meninggalkan pria itu di jeruji tahanan.

Beberapa jam kemudian, polisi itu mendekati pemuda itu dan berkata

"Kamu sangat beruntung nak, karena hari ini pimpinan kami sedang menghadiri pernikahan putrinya. Hatinya pasti akan sangat senang saat dia kembali ke sini nanti."
"Jangan harap!!" jawab pemuda tersebut dari balik sel tahanan. "Saya adalah pengantin prianya."


Malam Pertama
Seorang kakek umur 90 tahun menikahi seorang gadis yang masih sangat muda. Pada malam pertama, si kakek naik ke atas ranjang dan berbisik pada istrinya. "Sayang, apakah ibumu pernah menjelaskan padamu tentang apa yang harus dilakukan saat malam pertama seperti ini?"

"Ya," sahut wanita itu sambil mencium kening suaminya. "Ia lalu mengatakan apa yang dikatakan ibunya dengan panjang lebar"

"Bagus," kata si kakek," sebab sekarang kakek sudah tidak ingat lagi."


Kado Sepatu
Sepasang calon pengantin, Andre dan Wati barusaja di SAH-kan penghulu. Kini mereka sudah resmi menjadi pasangan suami-isteri. Sepasang pengantin ini lalu masuk kamar. Didalam kamar sudah tertumpuk segunung kado dari para tamu undangan yang datang. Satu persatu kado dibuka. Wati melihat sebuah kado yang isinya sepasang sepatu trend yang sangat ia sukai. Wati ingin sekali mencobanya langsung, namun ternyata sepatu tersebut agak kekecilan. Namun ia terus memaksa. Andre melihat istrinya seperti itu jadi tidak tega, lalu bertanya.

"Kenapa, terlalu sempit ya?" tanya andre.
"Iya mas, sakit nih..." jawab wati.
"Saya bantu masukin perlahan-lahan ya?" andre coba beri tawaran.
"Iya mas boleh, tapi jangan keras-keras ya?"

Andre membantu memakaikan sepatu sempit tersebut di kaki Wati dengan sedikit memaksa.

"Mas, sakit mas... itunya terlalu sempit.."
"Tahan donk sayang, saya coba lagi ya?"

Tanpa mereka sadari, Mpok Nori, orang tua dari mempelai wanita lagi nguping di balik pintu kamar pengantin. Rupanya Mpok Nori berpikiran lain, dia tak tega putrinya mengalami kesulitan saat malam pertama, lalu ia menyela dari balik pintu kamar pengantin.

"Kenapa nak, susah masuknya?" tanya Mpok Nori.
"Iya maak.." jawab Wati.
"Kekecilan sih tanteee..."
"Coba olesin dengan air liur.." Mpok Nori kasih saran.
"Akan saya coba tante." sahut Andre.
"Cepat dong mas, dipoles ama air liur, gak tahan nih.." rintihan Wati.

Dengan tergesa-gesa, Andre memoles seluruh permukaan kaki isterinya dengan air liurnya.

"Coba dimasukkan lagi ya sayang??" kata Andre.
"Iya mas..." jawab Wati

Setelah kaki dipolesi dengan air liur, ternyata jadi gampang masuk.

"Nah.. masuk kan??" Andre merasa lega.
"Iya.. tapi.."
"Kenapa yank, masih sakit ya?" tanya Andre
"Iya, tapi udah mendingan kok, agak enakan sekarang." kata Wati
Mpok Nori : "Nah.. tuh bisa masuk kan? Sekarang tinggal digoyang nak."