Surat Dari Penjual Buah

Wajahmu memang MANGGIS, sifatmu MELONkolis, tapi hatiku NANAS karna cemburu hingga SIRSAK nafasku, hatiku ANGGUR lebur karenamu. Aku TEBU, Ini semua memang SALAKku, jarang APEL malam minggu, hingga DELIMA hidupku.

Oh Tuhan, mohon BELIMBINGANmu, kalau memang per-PISANG-an ini baik untuk kami, SEMANGKA dia bisa bahagia dengan pacar barunya..

Surat tersebut mendapat balasan dari pacarnya yang ternyata seorang tukang sayur.

Membalas KENTANG suratmu itu, BROKOLI-KOLI sudah kubilang, jangan setiap aku datang rambutmu selalu KUCAI, JAGUNGmu pun gak pernah dicukur.

Disuruh datang malam minggu, eh nongolnya LABU. Di tambah lagi kondisi dompetmu makin hari makin PARE, kalau mau menelpon saja mesti ke WORTEL dulu. CABE deh..

CERITA LUCU TERKAIT

CERITA LUCU TERBARU